Pembangunan CBD Tunggu Anggaran Kukar Stabil
TENGGARONG, Proyek mega besar Central
Bisnis Distrik (CBD) yang berada dipusaran lahan Royal Wolrd Plasa (RWP)
Tenggarong nampaknya tidak akan sesegara mungkin tertuntaskan, alias akan
mangkrak dalam waktu lama.
Hal ini disebabkan adanya kondisi
keuangan Kukar yang mengalami defisit hingga menginjak anggaran perubahan 2017
ini.
Sekretaris Daerah Kukar H Marli
mengungkap kondisi keuangan Kukar yang sedang defisit membuat skala prioritas
anggaran diutamakan, sehingga kegiatan kegiatan yang memakan anggaran begitu
besar untuk sementara ditunda (dipending).
“Perkembangan proyek dikomplek RWP
sebenarnya mau dituntaskan pengerjaanya, namun kondisi keuangan kita yang lagi
defisit ini tak bisa kita paksakan, dan dalam rapat DPRD juga dibahas supaya
memprioritaskan pelayanan public,” papar H Marli belum lama ini.
Terkait dengan adanya lahan lahan warga
dalam komplek RWP yang belum dibebaskan pemerintah diakui oleh H Marli, namun
begitu pemerintah tetap bertanggungjawab untuk menyelesaikan pembayaran ganti
rugi lahan.”Kita yakinkan pemerintah tetap memikirkan hal itu. Jangan
didramatisir seolah olah pemerintah abai, kondisi Kukar harus dijaga agar tetap
kondusif,” ujar H Marli.awi/aji/poskotakaltimnews.com